Ekonomi Hijau 14 Jul 2025 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

ADHI dan OIKN Bangun Jalan KIPP Hijau di IKN

ADHI dan OIKN teken proyek peningkatan Jalan KIPP sepanjang 0,90 km sebagai bagian dari strategi ESG dan penguatan infrastruktur berkelanjutan di IKN.

ADHI dan OIKN bangun Jalan KIPP IKN sepanjang 0,90 km, terapkan prinsip ESG untuk dukung mobilitas hijau dan efisiensi logistik kota masa depan.

Proyek ini mencakup peningkatan infrastruktur jalan sepanjang 0,90 kilometer di jantung kawasan IKN. (Foto: Dok. Adhi Karya)
Proyek ini mencakup peningkatan infrastruktur jalan sepanjang 0,90 kilometer di jantung kawasan IKN. (Foto: Dok. Adhi Karya)

Daftar Isi

  1. 01 Penerapan Prinsip ESG Jadi Fondasi Desain Infrastruktur

KABARBURSA.COM – PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) dalam proyek peningkatan Jalan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN. 

Kontrak pekerjaan ditandatangani pada 11 Juni 2025 di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, oleh Kepala OIKN Basuki Hadimuljono dan General Manager Departemen Infrastruktur II ADHI, Sudiyat Miko.

Proyek ini mencakup peningkatan infrastruktur jalan sepanjang 0,90 kilometer di jantung kawasan IKN. Meski tergolong pendek secara jarak, jalan tersebut memiliki posisi krusial sebagai penghubung utama pusat pemerintahan dengan zona pemukiman, area komersial, fasilitas pelayanan publik, serta infrastruktur logistik.

"Jalan ini bukan sekadar konektor fisik, tapi menjadi bagian dari sistem yang mendukung pergerakan manusia, barang, dan layanan secara efisien di masa depan," ujar Basuki Hadimuljono dalam siaran pers, Senin, 14 Juli 2025.

Ruang lingkup proyek tak hanya mencakup pelebaran dan perbaikan struktur jalan, tetapi juga pembangunan jembatan di atas saluran air strategis yang melintasi kawasan. 

Pembangunan ini merupakan bagian dari sistem transportasi multizona IKN yang dirancang untuk meminimalkan waktu tempuh dan meningkatkan efisiensi logistik antarkawasan.

ADHI, sebagai salah satu BUMN konstruksi terbesar yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham ADHI, menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan proyek tersebut dengan tepat waktu dan mutu tinggi. 

Jalan KIPP diharapkan dapat mendukung kecepatan respons pemerintahan pusat, memperkuat konektivitas antarinstansi, dan membuka akses yang lebih luas ke kawasan produktif lainnya.

Penerapan Prinsip ESG Jadi Fondasi Desain Infrastruktur

Dalam pelaksanaan proyek ini, ADHI menegaskan bahwa pendekatan pembangunan akan dilakukan dengan mengacu pada prinsip keberlanjutan yang merujuk pada kerangka Environmental, Social, and Governance (ESG). Prinsip ini diterapkan mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan konstruksi.

Beberapa aspek konkret yang diterapkan antara lain penggunaan material konstruksi dengan emisi rendah, desain jembatan dan drainase yang memperhatikan daya dukung lingkungan, serta pengelolaan limbah dan air limbah secara terintegrasi. 

Selain itu, ADHI menyerap tenaga kerja lokal dalam pelaksanaan proyek sebagai bagian dari komitmen sosial dan pemerataan manfaat ekonomi.

“Seluruh pekerjaan di IKN mengikuti standar ESG. Kami memastikan proyek ini tidak hanya bermanfaat secara fungsional, tetapi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan dan sosial,” kata Faried Nasution, Corporate Secretary ADHI, melalui keterbukaan informasi.

ADHI juga menerapkan sistem monitoring lingkungan berbasis digital yang memungkinkan pelaporan dampak konstruksi secara real time. Perusahaan menegaskan bahwa keberhasilan proyek tak hanya diukur dari rampungnya konstruksi, tetapi juga dari kualitas intervensi terhadap kawasan sekitar.

Dengan rekam jejak dalam proyek infrastruktur skala besar seperti SPAM Karian–Serpong, pengolahan limbah RDF Bantargebang, dan desalinasi air laut Mandalika, ADHI menempatkan proyek Jalan KIPP sebagai bagian dari diversifikasi portofolio strategisnya di sektor pembangunan berkelanjutan.

Di IKN sendiri, ADHI telah mengerjakan proyek penting lain seperti Hunian Pekerja Konstruksi, Tol Kariangau–Karangjoang Seksi 3A, dan Jembatan Pulau Balang. Jalan KIPP menambah daftar kontribusi ADHI terhadap pembangunan kota masa depan Indonesia.

Sudiyat Miko menyatakan bahwa proyek ini akan menciptakan efek pengganda bagi kawasan sekitar, termasuk percepatan pergerakan investasi, efisiensi pelayanan publik, dan penguatan ekonomi lokal. 

“Kami percaya pembangunan jalan ini adalah elemen kunci dalam menghidupkan IKN sebagai kota modern yang berfungsi penuh secara sosial dan ekonomi,” ujarnya.

Dengan proyek ini, ADHI memperkuat posisinya sebagai mitra strategis pemerintah dalam menciptakan infrastruktur yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga adaptif terhadap tantangan iklim, sosial, dan ekonomi nasional. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait