Ekonomi Hijau 22 May 2026 Penulis: Harun Rasyid Editor: Hutama Prayoga

Bank Mandiri Dorong Ekonomi Hijau dari Sampah Plastik dan RVM

Program Reverse Vending Machine (RVM) Bank Mandiri dan Plasticpay ubah sampah plastik jadi poin digital bernilai ekonomi bagi masyarakat

Bank Mandiri dan Plasticpay ubah botol plastik jadi poin digital, dorong ekonomi sirkular dan pengurangan sampah berbasis teknologi hijau.

Program hijau Bank Mandiri, ubah sampah botol plastik jadi rupiah. Foto: dok. Bank Mandiri
Program hijau Bank Mandiri, ubah sampah botol plastik jadi rupiah. Foto: dok. Bank Mandiri

KABARBURSA.COM - Bank Mandiri memperkuat agenda keberlanjutan nasional melalui program Reverse Vending Machine (RVM) bersama Plasticpay.

Corporate Secretary Bank Mandiri, Adhika Vista mengatakan, program RVM menyediakan fasilitas daur ulang lewat botol plastik yang disetorkan masyarakat.

Botol plastik yang disetor ini nantinya dikonversi menjadi poin yang bisa dirupiahkan. Sehingga setiap botol plastik yang terkumpul dapat membawa nilai ekonomi lebih sekaligus mendukung penguatan ekonomi hijau.

"Dalam satu tahun berjalan, program ini membuktikan, pendekatan berbasis teknologi dan insentif ekonomi yang mampu mengubah perilaku masyarakat secara terukur," ujar Adhika dalam keterangan resmi, Jumat 22 Mei 2026.

Soal hasil program RVM, satu unit mesin yang beroperasi di satu titik lokasi hingga April 2026 mencatat pengumpulan 209,53 kg plastik atau setara 11.205 botol.

Capaian tersebut berkontribusi pada penurunan jejak karbon sebesar 1.109.295 gram dan penyelamatan 177 meter persegi lahan dari risiko pencemaran.

Dari volume partisipasi tersebut, sebanyak 627.486 poin terdistribusi kepada pelaku daur ulang.

Bagi Bank Mandiri, capaian program RVM ini dapat membawa manfaat yang nyata bagi masyarakat.

“Dari satu titik kecil, program ini menunjukkan bagaimana dampak lingkungan dapat diakumulasi secara signifikan melalui partisipasi harian masyarakat,” sebur Adhika.

Lebih lanjut, Bank Mandiri dalam program ini berperan sebagai penyedia ekosistem dan infrastruktur digital. Sementara Plasticpay, mengoperasikan teknologi pengumpulan dan pengolahan plastiknya.

Model kolaborasi lintas sektor ini dirancang agar adaptif dan dapat direplikasi. Hal ini sejalan dengan  agenda akselerasi yang bertumbuh sebagai upaya penguatan ekosistem penggerak ekonomi.

"Program ini menegaskan posisi Bank Mandiri sebagai mitra strategis pemerintah, sekaligus membuktikan inisiatif keberlanjutan bisa memberikan dampak nyata tidak hanya pada lingkungan, tetapi juga pada kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat secara langsung," tambah Adhika.

Di samping itu, perseroan berkode saham BMRI ini juga menyatakan bahwa program RVM selaras dengan empat Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yakni tujuan nomor 11, 12, 14, dan 17 yakni pengurangan dampak lingkungan perkotaan, penguatan konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, penurunan pencemaran laut, sampai penguatan kemitraan lintas sektor.

Selain itu, RVM juga dinilai dapat mendorong peningkatan tingkat daur ulang sekaligus mempercepat adopsi teknologi ramah lingkungan di tingkat masyarakat.

“Ke depan, Bank Mandiri akan terus memperluas implementasi program ini sebagai bagian dari strategi keberlanjutan perseroan yang berorientasi pada keunggulan berkelanjutan dan akselerasi yang bertumbuh. Langkah ini sekaligus memperkuat komitmen kami dalam membangun sistem ekonomi nasional yang terintegrasi, tangguh, berdaya saing, dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” pungkas Adhika. (info-bks/*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HA
Jurnalis

Harun Rasyid

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait