Ekonomi Hijau 10 Apr 2026 Penulis: Harun Rasyid Editor: Hutama Prayoga

PNM Mekaar BRI Bantu Kembangkan UMKM Minuman Sehat

Elvira Safitri kembangkan usaha jus alami dari nol hingga menembus pasar perkantoran, didukung pembiayaan PNM dan ekosistem Ultra Mikro BRI.

Kisah UMKM Elvira di Depok, dari jualan jus kedondong hingga tembus pasar perkantoran berkat dukungan PNM dan BRI.

Dari jualan jus kedondong, UMKM asal Depok ini mampu berkembang hingga tembus pasar perkantoran dan rumah sakit. Foto: dok. BRI
Dari jualan jus kedondong, UMKM asal Depok ini mampu berkembang hingga tembus pasar perkantoran dan rumah sakit. Foto: dok. BRI

KABARBURSA.COM - Perjuangan pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) kembali menunjukkan hasil positif.

Salah satunya Elvira Safitri, pengusaha minuman sehat asal Depok, Jawa Barat berhasil mengembangkan usaha jus kemasan dari skala kecil.

Perkembangan usaha jus yang digeluti Elvira mampu menembus pasar perkantoran hingga lingkungan rumah sakit.

Diketahui, usaha minuman sehat tersebut dirintis sejak 2018, setelah Elvira bangkit dari kegagalan sebelumnya.

Ia memulai dengan memproduksi minuman berbahan alami seperti jus kedondong, cincau selasih, hingga gula asem racikan sendiri.

“Dengan tekad yang kuat, saya kembali mencoba melalui usaha minuman sehat berbahan alami,” ujar Elvira dalam keterangan resmi BRI, Jumat 10 April 2026.

Pertumbuhan bisnis Elvira tidak terlepas dari bantuan modal awal usaha yang didapatkan program Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar.

PNM Mekaar akhirnya menjadi pintu masuk bagi Elvira untuk memulai bisnis dari skala mikro. Ia aktif mengikuti berbagai bazaar untuk memperkenalkan produknya ke konsumen yang lebih luas.

Di tengah keterbatasan, Elvira menjalani usaha dengan konsisten. Ia tetap berjualan meski menghadapi cuaca ekstrem sembari membangun jaringan pelanggan.

Seiring waktu, produknya mulai dikenal luas hingga menjangkau pasar wilayah Bandung, Jawa Barat.

Momentum penting tersebut, datang saat produknya mendapat respons positif dari tenaga medis yang mencicipi minumannya dalam sebuah bazaar.

“Waktu itu saya mendapat masukan bahwa minuman yang saya buat tidak hanya enak, tetapi juga sehat. Bahkan, beberapa tenaga kesehatan menyampaikan bahwa produk ini cocok untuk dikonsumsi secara umum,” kata Elvira.

Dari rekomendasi tersebut, produk jus garapan Elvira mulai dipasarkan di lingkungan perkantoran rumah sakit di Depok.

Penjualannya pun meningkat seiring berkembangnya jaringan reseller.
Keberhasilan ini turut ditopang oleh ekosistem Ultra Mikro yang digagas Bank Rakyat Indonesia (BRI) Group.

Program ini mampu memberikan akses pembiayaan hingga mendorong pemberdayaan pelaku usaha mikro agar naik kelas.

Menurut Corporate Secretary BRI, Dhanny, kisah perjuangan usaha Elvira merupakan contoh efektifnya program PNM Mekaar dari BRI Group untuk bagi masyarakat.

“Kisah Ibu Elvira menjadi cerminan kuatnya daya juang perempuan Indonesia, terutama ketika mendapatkan pendampingan yang berkelanjutan. Melalui sinergi dalam Holding Ultra Mikro, salah satunya melalui PNM, BRI Group berkomitmen tidak hanya menghadirkan akses pembiayaan, tetapi juga mendorong pemberdayaan yang menyeluruh untuk bisa tumbuh secara berkelanjutan,” jelas Dhanny.

Sekadar informasi, BRI sepanjang 2025 mencatat sebanyak 1,4 juta debitur PNM yang berhasil naik kelas melalui ekosistem Ultra Mikro.

Hal ini menunjukkan peningkatan kapasitas usaha sekaligus perluasan akses keuangan formal bagi pelaku UMKM.

Bagi Elvira, usaha yang ia bangun kini tidak hanya menjadi sumber penghidupan, tetapi juga bagian dari tren gaya hidup sehat masyarakat. Perjalanan usahanya diharap dapat menjadi contoh bahwa akses pembiayaan dan pendampingan perbankan mampu mendorong UMKM mampu berkembang. (info-bks/*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HA
Jurnalis

Harun Rasyid

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait