Ekonomi Hijau 07 Jul 2025 Penulis: Moh. Alpin Pulungan Editor: Syahrianto

Program BRI Antar Pasangan Kreatif ini Jadikan Craftote Brand Ekspor Kelas Dunia

Pasangan kreatif Jakarta rintis usaha serat alam dan berhasil ekspor Craftote lewat pendampingan program BRI

Craftote tembus pasar Asia-Amerika lewat program BRI. Usaha serat alam ini dibangun pasangan kreatif dari Jakarta.

Pendiri Craftote, Thio Siujinata dan Rika Christina (tengah), berpose bersama mitra dan pembeli asing di stan pameran produk kerajinan berbasis serat alam. Pasangan couplepreneur ini berhasil membawa produk ramah lingkungan mereka menembus pasar ekspor Asia dan Amerika melalui program pemberdayaan UMKM BRI. Foto: Dok. BRI.
Pendiri Craftote, Thio Siujinata dan Rika Christina (tengah), berpose bersama mitra dan pembeli asing di stan pameran produk kerajinan berbasis serat alam. Pasangan couplepreneur ini berhasil membawa produk ramah lingkungan mereka menembus pasar ekspor Asia dan Amerika melalui program pemberdayaan UMKM BRI. Foto: Dok. BRI.

KABARBURSA.COM – Pasangan Thio Siujinata dan Rika Christina tak sekadar merintis usaha dari ruang kreatif, tapi juga menjadikannya wahana perubahan sosial. Di bawah nama Craftote, keduanya merajut asa lewat produk kerajinan tangan berbahan dasar serat alam seperti eceng gondok, purun, hingga rotan. Produk-produk ini bukan hanya dijajakan di galeri milik mereka, tapi juga disandingkan dengan secangkir kopi hangat dalam konsep ruang pamer sekaligus kafe.

“Lebih dari sekadar kafe, kami ingin menciptakan ruang di mana pengunjung bisa menikmati kopi sambil melihat produk yang kami tampilkan. Semua material diproses secara manual oleh pengrajin lokal dan kami juga mendukung gerakan go green,” kata Thio dalam keterangan tertulis Bank BRI, Senin, 7 Juli 2025.

Diresmikan pada Oktober 2021, Craftote berkembang cepat. Berbekal keahlian desain dan konsistensi pada aspek fungsional-estetis, tas dan dekorasi rumah buatan mereka kini rutin diekspor ke Jepang dan Kanada. Namun, ekspansi itu bukan semata hasil dari kreativitas. Keterlibatan mereka dalam Program Rumah BUMN BRI Jakarta di pengujung 2021 menjadi tonggak penting.

“Kami awalnya tidak terlalu memahami dunia UMKM. Tapi sejak ikut kelas-kelas di Rumah BUMN, kami mendapat pengetahuan lebih soal business matching, pencatatan keuangan, efisiensi produk hingga pembelajaran soal bisnis model canvas. Jadi, kami melihat bisnis itu bukan hanya soal produksi dan jualan, tapi juga soal survive,” ujar Thio.

Sejak saat itu, Craftote aktif mengikuti berbagai program lanjutan BRI seperti UMKM EXPO(RT) 2025 dan BRI Incubator. Tak sekadar memperluas pasar, kedua program itu juga membekali mereka dengan pengetahuan strategis untuk menghadapi persaingan ekspor secara berkelanjutan. Target mereka berikutnya adalah menjajaki pasar Eropa.

Tapi bagi Thio dan timnya, keberhasilan tak boleh melupakan akar sosial. Di balik geliat usaha, Craftote rutin melibatkan anak-anak panti asuhan dan pemuda dari NTT dalam pelatihan barista dan kewirausahaan. “Bagi Craftote, pertumbuhan usaha sepatutnya berjalan seiring dengan kontribusi sosial yang nyata, memberi ruang bagi lebih banyak individu untuk berkembang bersama,” tegasnya.

Semangat inilah yang diapresiasi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Menurut Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, langkah Craftote sejalan dengan visi pemberdayaan UMKM yang terus diperluas oleh BRI. Mereka tak hanya menyuntik pembiayaan, tapi juga menyediakan pelatihan, pembinaan, hingga akses pasar agar UMKM naik kelas dan mampu menjangkau dunia.

"Kami ingin memastikan UMKM seperti Craftote tidak hanya bertahan, tapi juga dapat terus berkembang dan bersaing di pasar nasional bahkan mampu menembus global,” kata Hendy.(info-bks).
 

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
MO
Ass. Redaktur

Moh. Alpin Pulungan

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait