Insight Daily 31 Mar 2026 Penulis: KabarBursa.com

ARCI dan Ilusi Kuatnya Emas, Ketika Angka Bagus tak Cukup Menahan Aksi Jual

Kinerja melonjak, harga emas tinggi, namun tekanan jual justru mendominasi. Di balik optimisme, ARCI menghadapi pergeseran kepercayaan pasar.

KABARBURSA.COM — Saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) menutup akhir Maret di level 1.375, setelah tergerus sekitar 14,06 persen dalam sepekan dari kisaran 1.600 hingga sempat menyentuh 1.330. Koreksi ini datang di tengah lonjakan kinerja yang justru mencolok, antara lain laba bersih melonjak ratusan persen, harga emas global tetap tinggi, dan proyeksi analis ...

Saham ARCI turun 14 persen meski laba melonjak. Data menunjukkan tekanan jual besar di tengah optimisme harga emas. Gambar dibuat oleh AI untuk KabarBursa
Saham ARCI turun 14 persen meski laba melonjak. Data menunjukkan tekanan jual besar di tengah optimisme harga emas. Gambar dibuat oleh AI untuk KabarBursa

Insight Navigator

  1. 01 Mahalnya Cerita Emas
  2. 02 Optimisme yang Dipinjam dari Emas

Di balik layar perdagangan 30 Maret, pergerakan ARCI tidak sesederhana naik-turun harga. Di sisi pembeli, terlihat nama-nama yang tidak asing di pasar institusi. UBS Sekuritas memimpin dengan nilai transaksi sekitar Rp7 miliar di harga rata-rata 1.360. Disusul Mandiri Sekuritas Rp3,6 miliar dan JP Morgan Sekuritas Rp3,2 miliar. Angkanya cukup besar untuk ukuran satu sesi, memberi kesan seolah ada penopang di bawah harga.

Namun, cerita berubah ketika melihat sisi penjual. Maybank Sekuritas justru melepas sekitar Rp3,5 miliar, diikuti CGS International Sekuritas Rp2,7 miliar, dan OCBC Sekuritas sekitar Rp67 juta. Nilainya memang terlihat lebih kecil per broker, tapi pola jualnya konsisten dan muncul di level harga yang sama.

Insight Daily Investor Pro Access

Lanjutkan membaca analisa lengkap Insight Daily

Bagian lanjutan berisi market intelligence harian, momentum sektoral, money flow, katalis pasar, dan risk point yang hanya tersedia untuk pelanggan KabarBursa Investor Pro.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Research Analyst
KA
Market Intelligence Analyst

KabarBursa.com

Insight Daily Lainnya