SAHAM PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mungkin tetap menjadi primadona bagi investor ritel, tapi tidak lagi bagi uang besar.
Data bandar value memperlihatkan aliran dana besar yang menepi, turun dari posisi distribusi –17,2 triliun menjadi –15,1 triliun. Artinya, aksi jual besar memang mereda, namun belum ada tanda akumulasi baru.