KABARBURSA.COM - PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) kembali masuk dalam radar pelaku pasar menyusul pelaksanaan program pembelian kembali saham (buyback) yang diumumkan resmi pada akhir Maret 2025. Di tengah kondisi pasar saham teknologi yang bergerak hati-hati dan masih dibayangi ketidakpastian makro, Bukalapak mengalokasikan dana hingga maksimal Rp1,9 triliun untuk menyerap sahamnya sendiri dari publik.
Seiring pelaksanaan program ini, pergerakan harga saham BUKA selama dua bulan terakhir menunjukkan kecenderungan stagnan. Berdasarkan data perdagangan hingga Jumat, 14 Juni 2025, saham BUKA ditutup pada level Rp138 per saham, turun 2,82 persen dibanding hari sebelumnya. Rentang perdagangan harian berada di kisaran Rp137 hingga Rp142, mencerminkan pergerakan yang sempit dan minim dorongan tren yang kuat.