Insight Daily 05 Feb 2026 Penulis: KabarBursa.com

Buyback Rp2 Triliun TPIA Diuji Arus Kas dan Obligasi Baru

Rencana buyback Rp2 triliun dan penerbitan obligasi baru menempatkan struktur arus kas Chandra Asri Pacific dalam sorotan, di tengah ekspansi agresif dan free cash flow yang masih negatif.

KABARBURSA.COM – PT Chandra Asri Pacific Tbk, berkode emiten TPIA, Rabu, 4 Februari 2026, dalam keterbukaan informasi yang diterima Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkap, berencana melakukan pembelian kembali atau buyback saham secara bertahap. Adapun dana yang dianggarkan tidak main-main besarnya, yaitu Rp2 triliun. Angka yang sangat fantastis, dengan targe...

TPIA berencana melakukan buyback, namun mengumumkan lanjutan obligasi. Foto: Dok Chandra Asia Pacific.
TPIA berencana melakukan buyback, namun mengumumkan lanjutan obligasi. Foto: Dok Chandra Asia Pacific.

Insight Navigator

  1. 01 Buyback Jumbo Emiten Prajogo Pangestu
  2. 02 Obligasi untuk Keperluan Modal Kerja
  3. 03 Struktur Arus Kas Bebani Kinerja Keuangan
  4. 04 Total Aset Melonjak
  5. 05 Free Cash Flow Negatif
  6. 06 Respons Pasar Positif

KABARBURSA.COM – PT Chandra Asri Pacific Tbk, berkode emiten TPIA, Rabu, 4 Februari 2026, dalam keterbukaan informasi yang diterima Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkap, berencana melakukan pembelian kembali atau buyback saham secara bertahap. 

Adapun dana yang dianggarkan tidak main-main besarnya, yaitu Rp2 triliun. Angka yang sangat fantastis, dengan target maksimal saham yang dapat dibeli kembali mencapai 250 juta saham.

Insight Daily Investor Pro Access

Lanjutkan membaca analisa lengkap Insight Daily

Bagian lanjutan berisi market intelligence harian, momentum sektoral, money flow, katalis pasar, dan risk point yang hanya tersedia untuk pelanggan KabarBursa Investor Pro.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Research Analyst
KA
Market Intelligence Analyst

KabarBursa.com

Insight Daily Lainnya