Di tengah dinamika pasar global dan tekanan selektivitas dari negara importir utama, industri batubara Indonesia justru mencetak rekor produksi pada tahun 2024. Berdasarkan data resmi Kementerian ESDM, produksi nasional mencapai 836 juta ton, naik 7,9 persen dari capaian tahun sebelumnya sebesar 775 juta ton. Angka ini juga melampaui target produksi tahunan yang ditetapkan pemerintah sebesar 710 juta ton, sekaligus menjadi output tertinggi dalam sejarah industri batubara nasional.
Dari total produksi tersebut, 555 juta ton dialokasikan untuk ekspor, meningkat 7,9 persen dibanding tahun 2023 yang mencatatkan angka ekspor sebesar 505 juta ton. Sementara alokasi untuk pasar domestik juga tumbuh pesat menjadi 381 juta ton, naik hampir 80 persen dari tahun sebelumnya. Kenaikan ini mengindikasikan adanya daya tahan industri di tengah tekanan global dan meningkatnya permintaan dari sektor dalam negeri seperti industri smelter logam dan pembangkit listrik.