Harga batu bara Indonesia sempat menguat dalam pasar ekspor ke China. Namun, sinyal pemulihan itu ternyata rapuh. Dikutip dari Sxcoal, harga batu bara kalori rendah asal Indonesia—khususnya 3.800 kcal/kg NAR—mengalami rebound pada awal pekan ini ke kisaran USD42–43 per ton FOB, naik dari USD41–42 per ton pekan lalu. Kendati begitu, transaksi nyata justru masih bertahan di atau sedikit di bawah USD41 per ton.
Kenaikan harga tersebut dipicu oleh sedikit peningkatan minat beli dari pembangkit listrik pantai timur China. Beberapa pelaku pasar menyebut bahwa pasokan domestik jenis 4.500 kcal/kg di pelabuhan-pelabuhan utara semakin langka, sehingga importir mulai melirik kembali pasokan dari Kalimantan.