KABARBURSA.COM – Konflik antara Iran dan Israel kembali memicu guncangan di pasar energi global. Sejak awal 2025, tensi militer di kawasan Timur Tengah telah menimbulkan kekhawatiran atas stabilitas rantai pasok dunia, khususnya jalur pelayaran strategis seperti Selat Hormuz dan Laut Merah yang menjadi rute utama pengiriman minyak global.
Lalu, bagaimana eskalasi geopolitik ini memengaruhi sektor logistik Indonesia? Sebuah pertanyaan penting yang mencuat di tengah spekulasi pasar adalah: apakah efek dari perang ini terasa langsung bagi emiten logistik nasional, atau justru hanya memunculkan tekanan psikologis sesaat?