KABARBURSA.COM - Saham Suparma Tbk (SPMA) menunjukkan ketidaksinkronan antara aliran dana dan struktur harga. Berdasarkan data, net foreign buy kumulatif tercatat sekitar Rp309,11 miliar, dengan foreign flow berada di kisaran Rp184,37 miliar. Besarnya aliran dana tersebut belum tercermin pada perubahan struktur harga secara teknikal.
Dari sisi komposisi transaksi, porsi asing hanya sekitar 7 persen dari total nilai perdagangan. Sebaliknya, pelaku domestik mendominasi lebih dari 92 persen transaksi. Ketimpangan ini membuat daya dorong beli asing terhadap harga menjadi terbatas.