Di tengah kenaikan harga saham, volume transaksi pada saham TOBA membengkak menjadi 261 juta lembar—dua kali lipat rata-rata hariannya. Namun lonjakan harga ini tak sekadar digerakkan oleh euforia ritel. Data broker dan aktivitas asing menunjukkan pola akumulasi yang tak bisa diabaikan.
Berdasarkan data Stokcbit, dua sekuritas menonjol dalam sisi pembelian: UBS Sekuritas Indonesia (kode broker AK) mencatatkan pembelian senilai Rp11,1 miliar dengan rata-rata beli Rp826. Di belakangnya, Aldiracita Sekuritas Indonesia (PP) memborong Rp5,3 miliar pada harga rata-rata Rp829. Sementara di sisi penjualan, Stockbit Sekuritas Indonesia (XL) dan KB Valbury Sekuritas (CP) menjadi penekan utama. Valbury, meski sahamnya kini banyak dikendalikan pemegang asing, melepas TOBA senilai Rp9,1 miliar dan menjadikannya salah satu distributor terbesar hari itu.