Insight Daily 03 Mar 2026 Penulis: KabarBursa.com

Divestasi SariWangi dan Arah Baru Valuasi UNVR 2026

Penjualan SariWangi Rp1,5 triliun memperkuat kas UNVR, namun proyeksi laba 2026 turun 40 persen dan valuasi kini bergeser dari growth premium ke fase normalisasi margin.

KABARBURSA.COM - PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) resmi melepas bisnis teh SariWangi kepada PT Savoria Kreasi Rasa dengan nilai transaksi Rp1,5 triliun. Angka ini kontras dengan kontribusi unit tersebut yang hanya sekitar 2,7 persen terhadap total pendapatan dan 3,1 persen terhadap laba bersih perseroan, serta mencakup sekitar 2,5 persen dari total aset. Nam...

Ilustrasi divestasi SariWangi oleh Unilever senilai Rp1,5 triliun. (Foto: AI untuk KabarBursa)
Ilustrasi divestasi SariWangi oleh Unilever senilai Rp1,5 triliun. (Foto: AI untuk KabarBursa)

Insight Navigator

  1. 01 Bobot Kecil, tapi Signifikan Terhadap Struktur Modal
  2. 02 Proyeksi Laba 2026 dan Normalisasi
  3. 03 Implikasi Valuasi Saham
  4. 04 Dimensi Dividen dan Distribusi Kas
  5. 05 Risk Map dan Arah Strategi
  6. 06 Kesimpulan

KABARBURSA.COM - PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) resmi melepas bisnis teh SariWangi kepada PT Savoria Kreasi Rasa dengan nilai transaksi Rp1,5 triliun. Angka ini kontras dengan kontribusi unit tersebut yang hanya sekitar 2,7 persen terhadap total pendapatan dan 3,1 persen terhadap laba bersih perseroan, serta mencakup sekitar 2,5 persen dari total aset. 

Namun secara struktur keuangan, nilai penjualan itu setara kurang lebih 45 persen dari ekuitas UNVR per 30 September 2025.

Insight Daily Investor Pro Access

Lanjutkan membaca analisa lengkap Insight Daily

Bagian lanjutan berisi market intelligence harian, momentum sektoral, money flow, katalis pasar, dan risk point yang hanya tersedia untuk pelanggan KabarBursa Investor Pro.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Research Analyst
KA
Market Intelligence Analyst

KabarBursa.com

Insight Daily Lainnya