Insight Daily 30 May 2026 Penulis: KabarBursa.com

Dividen Yield Nyaris 10 Persen, Mengapa Asing Ramai Melepas INTP?

Di tengah valuasi yang terdiskon, dividend yield mendekati dua digit, dan rekomendasi beli dari mayoritas analis, investor asing justru tercatat melakukan aksi jual bersih pada saham Indocement. Apa yang sebenarnya sedang dibaca pasar?

KABARBURSA.COM — Saham PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) sedang memperlihatkan pemandangan yang agak ganjil. Di tengah derasnya rekomendasi beli dari analis dan imbal hasil dividen yang mendekati dua digit, investor asing justru terlihat lebih sibuk keluar daripada masuk.Sepanjang perdagangan Jumat, 29 Mei 2026, investor asing membukukan jual bersih ...

INTP menawarkan dividend yield 9,55 persen dan valuasi murah, namun investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih. Simak analisis lengkapnya. Gambar dibuat
INTP menawarkan dividend yield 9,55 persen dan valuasi murah, namun investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih. Simak analisis lengkapnya. Gambar dibuat

Insight Navigator

  1. 01 Diskon Valuasi yang Sulit Diabaikan
  2. 02 Dividen Hampir 10 Persen
  3. 03 Mengapa Asing Justru Menjual?
  4. 04 Industri Semen Masih Lesu

Jika hanya melihat pergerakan harga sahamnya dalam beberapa bulan terakhir, investor mungkin mengira tidak ada sesuatu yang istimewa dari INTP. Namun, ketika angka-angka fundamentalnya dibedah lebih dalam, muncul sebuah kontradiksi yang cukup mencolok antara harga pasar dan nilai perusahaan.

Pada penutupan perdagangan Jumat, 29 Mei 2026, saham INTP berada di level Rp4.900 per saham. Angka ini terpaut cukup jauh dari target harga rata-rata 23 analis yang mencapai Rp7.005 per saham. Dengan kata lain, pasar saat ini masih memberikan diskon sekitar 43 persen dibandingkan estimasi nilai wajar yang dihitung para analis.

Insight Daily Investor Pro Access

Lanjutkan membaca analisa lengkap Insight Daily

Bagian lanjutan berisi market intelligence harian, momentum sektoral, money flow, katalis pasar, dan risk point yang hanya tersedia untuk pelanggan KabarBursa Investor Pro.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Research Analyst
KA
Market Intelligence Analyst

KabarBursa.com

Insight Daily Lainnya