Harga saham NCKL masih tertahan di level Rp675 per 18 Juli 2025, meski mencatat kenaikan tipis 3,05 persen dalam sepekan terakhir. Berdasarkan data Stockbit, pergerakan ini terjadi di tengah tekanan jual dari investor asing yang melepas bersih Rp410 miliar dalam satu hari perdagangan di seluruh pasar. Meski begitu, sentimen analis justru menunjukkan arah sebaliknya, yakni 24 dari 25 analis yang mengulas NCKL memberikan rekomendasi beli dengan target harga rata-rata Rp1.068, bahkan ada yang mematok potensi hingga Rp1.500 per saham.
Dominasi investor domestik masih menjadi penopang utama transaksi, mencakup lebih dari 72 persen total nilai perdagangan. Hal ini menunjukkan adanya kepercayaan lokal terhadap fundamental emiten nikel ini, setidaknya dalam jangka pendek. Namun, stagnasi harga di tengah rekomendasi positif mengindikasikan bahwa faktor-faktor non-keuangan mulai diperhitungkan pasar. Di luar soal produksi nikel dan hilirisasi, reputasi keberlanjutan dan komitmen ESG tampaknya mulai menjadi elemen penting yang ikut menentukan arah harga saham ke depan.