Insight Daily 10 Jan 2026 Penulis: KabarBursa.com

Harga Internet Rakyat Jadi Cerita Baru saat Saham TLKM Mulai Dikoleksi Asing

Akumulasi dana asing mulai terlihat di TLKM, sementara program Internet Rakyat membuka risiko baru perang harga di industri telekomunikasi.

KABARBURSA.COM — Harga saham PT Telkom Indonesia Tbk atau TLKM turun tajam pada akhir pekan lalu. Namun di balik pelemahan itu, dana asing justru bergerak masuk. Koreksi harga dan arus dana yang berlawanan ini memberi sinyal bahwa pasar tidak sedang panik, melainkan sedang mengatur posisi.

Dana asing mulai mengakumulasi saham TLKM, namun program Internet Rakyat berpotensi mengubah peta bisnis dan struktur harga industri telekomunikasi. Gambar dibu
Dana asing mulai mengakumulasi saham TLKM, namun program Internet Rakyat berpotensi mengubah peta bisnis dan struktur harga industri telekomunikasi. Gambar dibu

Insight Navigator

  1. 01 Indikator Teknikal: Pelemahan Pendek, Struktur Belum Retak
  2. 02 Fundamental TLKM: Mesin Uang yang Masih Menyala
  3. 03 Internet Rakyat dan Risiko Harga
  4. 04 Kenapa TLKM Masih Punya Daya Tahan?

Perdagangan saham TLKM pada Jumat, 9 Januari 2026, ditutup di level Rp3.450, turun 80 poin atau 2,27 persen dibanding penutupan sebelumnya. Sepanjang hari, tekanan jual terlihat konsisten, membuat harga TLKM bergerak turun bertahap dari area Rp3.500-an hingga mendekati batas bawah harian.

Namun, pelemahan harga itu tidak sepenuhnya sejalan dengan arah arus dana. Data transaksi menunjukkan investor asing justru mencatatkan net buy sekitar Rp9,63 miliar di pasar reguler. Dari total nilai transaksi harian, porsi asing mencapai 68,12 persen atau menandakan dominasi kuat pelaku luar negeri di tengah koreksi harga.

Insight Daily Investor Pro Access

Lanjutkan membaca analisa lengkap Insight Daily

Bagian lanjutan berisi market intelligence harian, momentum sektoral, money flow, katalis pasar, dan risk point yang hanya tersedia untuk pelanggan KabarBursa Investor Pro.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Research Analyst
KA
Market Intelligence Analyst

KabarBursa.com

Insight Daily Lainnya