KABARBURSA.COM – Tekanan pasar yang membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rontok tajam pada perdagangan akhir Januari 2026 tidak serta-merta menyeret seluruh saham ke zona merah.
Di tengah pelemahan indeks yang berlangsung luas dan bertahan hampir sepanjang sesi, pergerakan saham PT Dafam Property Indonesia Tbk (DFAM) justru bergerak berlawanan arah. Hingga pukul 13.31 WIB, DFAM tercatat menguat 20,00 persen ke level 144, berada di dekat batas auto rejection atas (ARA) harian.