KABARBURSA.COM - Buyback saham menjadi tren panas di Bursa Efek Indonesia sepanjang 2024–2025. Berbekal relaksasi aturan OJK yang mengizinkan buyback tanpa persetujuan RUPS, sejumlah emiten besar bergerak agresif.
Beberapa emiten yang baru saja melakukan buyback adalah Bank Central Asia (BBCA). Bank ini mengeksekusi pembelian kembali saham bernilai jumbo untuk menjaga stabilitas harga. Bukalapak (BUKA) memanfaatkan buyback demi menopang kepercayaan di tengah fluktuasi sektor teknologi. Sampoerna Agro (SGRO) dan Adaro Energy (ADRO) juga tercatat menjalankan buyback sebagai strategi mempertahankan valuasi.