KABARBURSA.COM - Tiga emiten tambang logam strategis seperti PT Timah Tbk (TINS), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) sukses mencetak lonjakan laba bersih lebih dari 100 persen pada kuartal I-2025. Ketiganya bukan sekadar pulih dari tekanan tahun lalu, melainkan tampil meyakinkan lewat strategi produksi yang disiplin, efisiensi biaya, dan momentum pasar global yang membaik.
Sebagaimana diketahui harga emas dunia menembus USD3.300 per troy ounce, nikel bertahan stabil di atas USD 15.000 per ton, dan timah melaju ke USD 33.848 per ton. Perkembangan sejumlah harga komoditas tersebut menjadi angin segar dan optimisme baru industri logam.