Insight Daily 09 Feb 2026 Penulis: KabarBursa.com

Lebih Sepekan Asing Serok TPIA hingga Rp7,11 Miliar, ke Mana Selanjutnya?

Arus dana asing, struktur orderbook, dan peta broker memperlihatkan dinamika perdagangan Chandra Asri sepanjang awal Februari.

KABARBURSA.COM – Pergerakan saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menunjukkan akumulasi asing yang konsisten dalam hampir dua pekan terakhir. Data perdagangan periode 2–6 Februari 2026 mencatat net foreign buy Rp7,11 triliun. Akumulasi tersebut terjadi di tengah volatilitas harga harian yang tinggi.Tekanan harga muncul pada awal periode perdagangan. Pada ...

Pergerakan saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menunjukkan akumulasi asing yang konsisten dalam hampir dua pekan terakhir. (Foto: Dok. Chandra Asri)
Pergerakan saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menunjukkan akumulasi asing yang konsisten dalam hampir dua pekan terakhir. (Foto: Dok. Chandra Asri)

Insight Navigator

  1. 01 Struktur Orderbook TPIA dan Dinamika Supply–Demand
  2. 02 Peta Broker Summary dan Arah Akumulasi Dana

KABARBURSA.COM – Pergerakan saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menunjukkan akumulasi asing yang konsisten dalam hampir dua pekan terakhir. Data perdagangan periode 2–6 Februari 2026 mencatat net foreign buy Rp7,11 triliun. Akumulasi tersebut terjadi di tengah volatilitas harga harian yang tinggi.

Tekanan harga muncul pada awal periode perdagangan. Pada 2 Februari 2026, TPIA ditutup di level 5.900 setelah turun 8,53 persen dari pembukaan 6.450. Nilai transaksi tercatat Rp47,47 miliar dengan volume 80,52 ribu lot.

Insight Daily Investor Pro Access

Lanjutkan membaca analisa lengkap Insight Daily

Bagian lanjutan berisi market intelligence harian, momentum sektoral, money flow, katalis pasar, dan risk point yang hanya tersedia untuk pelanggan KabarBursa Investor Pro.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Research Analyst
KA
Market Intelligence Analyst

KabarBursa.com

Insight Daily Lainnya