Insight Daily 09 Jun 2025 Penulis: KabarBursa.com

Melihat Kondisi Sektor Hotel yang Tertatih Akibat Aturan Prabowo

PMK 32/2025 menekan permintaan institusional untuk hotel. Saham EAST, SHID, dan PSKT terpukul. Bisakah sektor ini bertahan?

KABARBURSA.COM – Tekanan terhadap saham-saham hotel tak kunjung reda sejak pemerintah mengumumkan pemangkasan anggaran perjalanan dinas awal tahun ini. Saham PT Eastparc Hotel Tbk (EAST) dan PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID) terus melemah, sementara PT Red Planet Indonesia Tbk (PSKT) memang sempat naik, tapi kinerjanya justru makin rugi. Setelah P...

Hotel Kempinski di Bundaran HI, Jakarta. Hotel-hotel di kawasan pusat ibu kota seperti ini selama bertahun-tahun menjadi pilihan utama untuk agenda instansi pem
Hotel Kempinski di Bundaran HI, Jakarta. Hotel-hotel di kawasan pusat ibu kota seperti ini selama bertahun-tahun menjadi pilihan utama untuk agenda instansi pem

Insight Navigator

  1. 01 Dampak PMK 32/2025 di Lapangan
  2. 02 Efek ke Emiten: EAST, SHID, PSKT
  3. 03 Sinyal Teinikal EAST, SHID, dan PSKT
  4. 04 Membaca Arah Portofolio Hotel di Tengah Tekanan Struktural

Sejak Peraturan Menteri Keuangan Nomor 32 Tahun 2025 resmi berlaku pada 20 Mei lalu, tekanan terhadap industri perhotelan tidak hanya bertambah berat, tapi juga berubah bentuk, dari tekanan siklik menjadi tekanan struktural. Regulasi yang diterbitkan oleh Kementerian Keuangan itu membatasi secara ketat biaya perjalanan dinas dan penginapan bagi aparatur sipil negara. Untuk Jakarta, misalnya, batas atas penginapan bagi pejabat eselon menengah ke bawah dipatok di angka Rp1,54 juta per malam. Efisiensi ini, meski bertujuan untuk merapikan belanja negara, justru memukul telak industri hotel yang selama bertahun-tahun menggantungkan pendapatan pada belanja institusional—terutama dari pemerintah pusat dan daerah.

Kiwoom Sekuritas mencatat sejak pengumuman efisiensi anggaran pada Januari 2025 lalu, dampaknya sudah terasa. Tapi sejak beleid ini resmi diundangkan dan mulai berlaku, industri hotel seperti mengalami rem darurat yang ditarik paksa di tengah jalan yang menurun tajam.

Insight Daily Investor Pro Access

Lanjutkan membaca analisa lengkap Insight Daily

Bagian lanjutan berisi market intelligence harian, momentum sektoral, money flow, katalis pasar, dan risk point yang hanya tersedia untuk pelanggan KabarBursa Investor Pro.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Research Analyst
KA
Market Intelligence Analyst

KabarBursa.com

Insight Daily Lainnya