Di tengah riuh perdebatan ritel soal right issue jumbo dan harga pelaksanaan Rp300, pergerakan pasar justru menunjukkan cerita yang berbeda. Data transaksi sejak awal Januari 2026 memperlihatkan bahwa modal asing mulai masuk lebih awal ke IRSX, ketika sentimen publik masih bercampur antara euforia dan kekhawatiran.
Ringkasan broker periode 1 Januari hingga 15 Januari 2026 menunjukkan kecenderungan yang jelas ke arah big accumulation. Bukan sekadar beli sesekali, melainkan akumulasi bertahap dengan nilai yang konsisten. Empat broker asing—kita sebut saja BNI Sekuritas, Ciptadana Sekuritas Asia, Mirae Asset Sekuritas, dan MNC Sekuritas—muncul sebagai pembeli dominan dalam rentang waktu tersebut.