Harga PTRO membuka sesi Senin di level Rp2.800-an, naik 2,2 persen dari penutupan pekan sebelumnya di Rp2.740. Tak lama, harga terus terdorong hingga menyentuh Rp2.850—kenaikan harian maksimum sebesar 4 persen—sebelum berbalik turun secara bertahap dan mengakhiri hari di Rp2.730, terkoreksi tipis 0,36 persen secara harian. Berdasarkan data Stockbit, arah pergerakan intraday yang membentuk long upper shadow ini menandakan tekanan jual muncul segera setelah reli awal dan memperlihatkan aksi ambil untung jangka pendek yang mengikis optimisme awal sesi.
Dalam kerangka mingguan, rentang perdagangan masih positif: Rp2 540 di dasar sampai Rp2 800 di puncak, setara kenaikan 2,6 persen dibanding pekan lampau. Artinya, meski intraday volatil, struktur higher-low tetap terjaga—memberi ruang bagi skenario konsolidasi ketat di atas Rp2 600.