KABARBURSA.COM - Emiten batu bara Indonesia berpotensi menerima angin segar jelang memasuki musim dingin di akhir tahun yang biasa dimulai dari Desember dan awal tahun pada Januari dan Februari. Permintaan listrik untuk pemanas yang cenderung meningkat, diperkirakan mengangkat serapan batu bara termal dan menopang harga acuan kawasan.
Permintaan dari China, India, Jepang, dan Korea Selatan, empat pasar yang menyerap porsi besar ekspor batu bara RI, umumnya meningkat jelang dan selama musim dingin. Utilitas di negara-negara tersebut lazim melakukan restocking untuk menjaga keandalan pasokan, membuka peluang penjualan tambahan di luar kontrak tahunan bagi penambang Indonesia.