Pergerakan PGAS dalam beberapa pekan terakhir memperlihatkan pola akumulasi yang terukur. Data Foreign-Domestic Activity tanggal 3 Maret 2026 menunjukkan nilai beli asing sebesar Rp73,28 miliar, sementara nilai jual asing mencapai Rp70,62 miliar. Selisihnya menghasilkan net foreign buy Rp2,66 miliar di pasar reguler.
Secara persentase, partisipasi asing berada di kisaran 42,77 persen, sementara domestik menguasai sekitar 57,23 persen dari total nilai transaksi. Angka ini penting karena menggambarkan bahwa penguatan harga tidak didorong dominasi penuh investor global. Arus masuk asing ada, tetapi skalanya tipis dan cenderung tak agresif. Ini bukan fase “big accumulation” dalam arti klasik, melainkan pembelian selektif di tengah volatilitas energi global.