KABARBURSA.COM - Penurunan volume lifting minyak dan gas dari 54.000 menjadi 50.000 barel per hari biasanya menjadi sinyal awal penurunan kinerja, terutama bagi perusahaan migas hulu seperti PT Ratu Prabu Energi Tbk (RATU).
Namun yang terjadi justru sebaliknya. Di kuartal pertama 2025, RATU mencatatkan lonjakan laba bersih hingga 64 persen secara tahunan, naik dari USD3,6 juta menjadi USD5,9 juta.