KABARBURSA.COM – Pergerakan saham-saham emiten nikel di Bursa Efek Indonesia (BEI) disikapi berbeda oleh investor ritel. Reli harga saham nikel yang terjadi secara serempak disikapi pasar dengan cara berbeda. Perbedaan perlakuan tersebut merupakan gejala yang menunjukkan jika pasar mulai memilah saham nikel dan tidak lagi melihatnya secara seragam.
Di sisi global, harga nikel acuan London Metal Exchange (LME) kontrak tiga bulan memang masih berfluktuasi. Setelah sempat tertekan jauh dari level puncak 2022–2023, harga nikel pada sesi perdagangan London awal Januari 2026 tercatat kembali menguat secara harian.