KABARBURSA.COM – Saham PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) melesat 65 persen dalam sepekan terakhir. Lonjakan harga emas dan sentimen proyek tambang baru mendorong antusiasme pasar. Tapi sinyal teknikal mulai melemah dan investor besar terlihat mulai melepas kepemilikan. Apakah reli ini masih berlanjut atau justru memasuki fase koreksi?
Menurut riset terbaru dari Kiwoom Sekuritas Indonesia, penguatan saham PSAB sangat berkorelasi dengan lonjakan harga emas global. Goldman Sachs memproyeksikan harga emas dapat menyentuh USD3.700 per troy ons pada akhir 2025, seiring meningkatnya ketegangan geopolitik dan perlambatan ekonomi global. Selama enam bulan pertama 2025, harga emas telah naik 27,5 persen karena didorong oleh arus beli masif dari bank sentral global yang mencapai rata-rata 80 ton per bulan.