Insight Daily 29 Oct 2025 Penulis: KabarBursa.com

TOBA Tertekan di Dasar, Sinyal Akumulasi Mulai Terlihat

Saham TOBA turun hingga ARB di Rp850, tapi orderbook menunjukkan minat beli meningkat di area bawah.

KABARBURSA.COM – Saham PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) jadi sorotan setelah anjlok tajam di perdagangan Selasa, 29 Oktober 2025. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), harga TOBA pada sesi I bertahan di level Rp850 per saham, turun 15 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp1.000.Volume transaksi melonjak hingga 5,45 juta lot dengan nilai mencapai...

Saham PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) jadi sorotan setelah anjlok tajam di perdagangan Selasa, 29 Oktober 2025. (Foto: Dok. TBS Energi Utama)
Saham PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) jadi sorotan setelah anjlok tajam di perdagangan Selasa, 29 Oktober 2025. (Foto: Dok. TBS Energi Utama)

Insight Navigator

  1. 01 Bagaimana dengan Harga dan Volume Sahamnya?
  2. 02 Broker Summary: Lokal Serap, Asing Lepas
  3. 03 Kinerja Keuangan TOBA Tertekan
  4. 04 Perhatikan Level Kunci dan Risk Management

KABARBURSA.COM – Saham PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) jadi sorotan setelah anjlok tajam di perdagangan Selasa, 29 Oktober 2025. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), harga TOBA pada sesi I bertahan di level Rp850 per saham, turun 15 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp1.000.

Volume transaksi melonjak hingga 5,45 juta lot dengan nilai mencapai Rp473 miliar. Angka ini termasuk salah satu yang tertinggi di sektor energi sepanjang pekan ini dan menandai adanya tekanan jual besar-besaran.

Insight Daily Investor Pro Access

Lanjutkan membaca analisa lengkap Insight Daily

Bagian lanjutan berisi market intelligence harian, momentum sektoral, money flow, katalis pasar, dan risk point yang hanya tersedia untuk pelanggan KabarBursa Investor Pro.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Research Analyst
KA
Market Intelligence Analyst

KabarBursa.com

Insight Daily Lainnya