KABARBURSA.COM – UNVR memang belum benar-benar pulih. Sepanjang Mei 2026, saham ini turun dari area 1.835 hingga ditutup di level 1.710 pada akhir bulan. Asing pun masih mencatatkan tekanan jual, bahkan net foreign sell pada 29 Mei mencapai Rp66,32 miliar.
Namun di tengah tekanan tersebut, pasar mulai melihat ada pergerakan yang berbeda di area bawah. Ketika UNVR sempat jatuh hingga 1.580 pada perdagangan terakhir Mei, saham ini justru mampu ditarik kembali dan ditutup jauh lebih tinggi di 1.710 dengan nilai transaksi mencapai Rp226,7 miliar.