Insight Daily 16 Jun 2025 Penulis: KabarBursa.com

Yield Dividen PTBA 11 Persen, Saat Tepat Masuk Sekarang?

Saham PTBA naik menjelang cum date dividen Rp332,437 per saham dengan yield tinggi, investor dihadapkan pada momen strategis masuk atau keluar.

KABARBURSA.COM - Saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA) kembali menarik perhatian pasar menjelang pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2024. Dengan yield dividen mencapai 11 persen, PTBA menjadi salah satu emiten dengan imbal hasil dividen tertinggi di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun ini. Situasi ini menimbulkan pertanyaan, yakni apakah sekarang adalah waktu ya...

Alat berat pertambang yang dimiliki PTBA. (Foto: Dok. PTBA)
Alat berat pertambang yang dimiliki PTBA. (Foto: Dok. PTBA)

Insight Navigator

  1. 01 Laba Turun, tapi Neraca Tetap Kuat
  2. 02 Saham Mulai Menguat, Area Akumulasi Terbentuk

KABARBURSA.COM - Saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA) kembali menarik perhatian pasar menjelang pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2024. Dengan yield dividen mencapai 11 persen, PTBA menjadi salah satu emiten dengan imbal hasil dividen tertinggi di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun ini. Situasi ini menimbulkan pertanyaan, yakni apakah sekarang adalah waktu yang tepat untuk masuk?

PTBA dibuka naik ke level Rp2.980 pada perdagangan Senin, 16 Juni 2025, atau naik tipis dari penutupan sebelumnya di Rp2.970. Emiten pelat merah ini akan membagikan dividen sebesar Rp332,437 per saham, setara 75 persen dari laba bersih tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp5,10 triliun. Dengan harga pasar saat ini, imbal hasil dividen PTBA mencapai dua digit.

Insight Daily Investor Pro Access

Lanjutkan membaca analisa lengkap Insight Daily

Bagian lanjutan berisi market intelligence harian, momentum sektoral, money flow, katalis pasar, dan risk point yang hanya tersedia untuk pelanggan KabarBursa Investor Pro.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Research Analyst
KA
Market Intelligence Analyst

KabarBursa.com

Insight Daily Lainnya