Buletin Insight Emiten PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dari KabarBursa mengulas secara mendalam kondisi fundamental dan teknikal saham BMRI sepanjang 2025. Laporan ini menyoroti langkah Bank Indonesia yang kembali memangkas suku bunga acuan menjadi 5%, yang direspons Mandiri dengan penurunan bunga kredit. Strategi ini dinilai mampu menjaga momentum pertumbuhan kredit, khususnya di segmen korporasi, komersial, ritel, dan UMKM, dengan pertumbuhan di atas rata-rata industri.
Dari sisi fundamental, BMRI membukukan laba bersih Rp56,2 triliun (TTM) dengan rasio PE hanya 7,94 kali, earnings yield 12,59%, serta dividend yield hampir 10%, menjadikannya saham dengan valuasi menarik. Pertumbuhan kredit mencapai 13,4% yoy hingga Mei 2025, ditopang kualitas aset sehat dengan NPL hanya 1,22%.