Di tengah gejolak sektor energi dan bayang-bayang tekanan global, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) mengambil langkah bisnis taktis, mulai dari menjaga stabilitas produksi migas, mendorong kenaikan penjualan listrik, dan mengaktifkan kembali program buyback saham sebagai bentuk kepercayaan terhadap fundamental perusahaan sendiri.
Sektor tambang menjadi titik lemah yang belum bisa dihindari. MEDC memang tidak menjalankan bisnis tambang secara langsung, tetapi memiliki 21,65 persen saham di PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)—emiten tambang yang mengelola tambang Batu Hijau dan proyek Elang di Sumbawa.