KABARBURSA.COM - Produksi migas PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) memang turun sepanjang 2025. Namun, justru di tengah penurunan itu, arah bisnis perusahaan mulai berubah cukup agresif. Produksi gas yang selama ini menjadi penopang utama mulai melemah, sementara produksi minyak perlahan naik dan membuka cerita baru di tubuh ENRG.
Perubahan arah ini bukan sekadar soal angka produksi. Akuisisi blok baru, tambahan kepemilikan di Kangean, hingga temuan minyak baru di Malacca Strait mulai membentuk peta pertumbuhan baru yang berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya.