Bisnis konektivitas Telkom (TLKM) mulai kehilangan daya dorong. Pendapatan dari suara dan broadband melandai, ARPU menurun, margin tertekan. Tapi arah baru sedang dibentuk: Telkom meninggalkan posisi lamanya sebagai operator jaringan, dan bergerak menjadi penyedia infrastruktur digital bernilai strategis.
Transformasi ini tidak hanya soal teknologi, tapi juga restrukturisasi besar-besaran. Pemerintah telah membentuk holding baru, Danantara, yang kini menggenggam mayoritas saham TLKM. Di saat bersamaan, Telkom memacu pertumbuhan melalui data center, fiber optik, layanan cloud, dan lini B2B digital.