KABARBURSA.COM – PT Vale Indonesia Tbk tengah memasuki babak baru. Transisi kepemimpinan perusahaan ini tengah berlangsung setelah sang direktur utama mengundurkan diri. Senyampang itu, emiten tambang nikel berkode INCO ini masih memanggul harapan besar untuk menjadi motor hilirisasi dan energi bersih.
Saat satu per satu proyek strategis digenjot, mulai dari Sorowako hingga Pomalaa, tantangan di lapangan tak bisa diredam hanya dengan jargon keberlanjutan. Laba menyusut, pasar bergerak fluktuatif, dan tekanan emisi karbon masih menjadi batu uji. Namun di balik itu, Vale menunjukkan bahwa arah besarnya belum berubah, yakni mengokohkan posisi sebagai tambang nikel yang bukan cuma besar, tapi juga berumur panjang.