KABARBURSA.COM – PT Atlas Resources Tbk (ARII) melaporkan lonjakan laba bersih USD816 ribu (2024) dan USD11 juta (kuartal I 2025). Tampak gemuk di neraca, tetapi sebagian besar uang itu keluar dari pos “pendapatan lain-lain” yang nilainya menyalip margin operasi tambang batu bara. Sementara beban pokok dan utang menggunung—rasio utang terhadap ekuitas tembus 6,1 kali—ARII justru hidup dari kantong gaib yang tak transparan. Seberapa lama laba siluman bisa menutupi dapur yang tak lagi ngebul?
Laporan lengkap ini membedah: