Makro 09 May 2026 Penulis: Harun Rasyid Editor: Hutama Prayoga

Bank Mandiri Perluas Akses Pasar UMKM di Inabuyer 2026

Bank Mandiri hadir di Inabuyer 2026 untuk memperluas akses pasar, pembiayaan, dan digitalisasi guna mempercepat UMKM naik kelas.

Bank Mandiri di Inabuyer 2026 dorong UMKM naik kelas lewat akses pembiayaan, digitalisasi, dan perluasan pasar nasional.

Hadir di Inabuyer 2026, Bank Mandiri dorong akselerasi UMKM naik kelas. Foto: Bank Mandiri
Hadir di Inabuyer 2026, Bank Mandiri dorong akselerasi UMKM naik kelas. Foto: Bank Mandiri

KABARBURSA.COM - Bank Mandiri turut berpartisipasi dalam ajang Inabuyer yang dihelat selama 5-7 Mei di Gedung Smesco, Jakarta.

Keikutsertaan Bank Mandiri dalam Inabuyer 2026 bertujuan mendorong penguatan peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam perekonomian nasional.

Bagi Bank Mandiri, partisipasi kali ini dianggap sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperluas akses pasar dan mendukung penguatan ekosistem UMKM nasional.

Upaya tersebut juga dinilai selaras dengan strategi Bank Mandiri dalam memperluas akses pasar dan pembiayaan bagi pelaku UMKM, sekaligus menciptakan peluang yang berkelanjutan melalui penguatan sektor produktif.

Senior Vice President Government & Institutions 2 Bank Mandiri, Hendrianto Setiawan mengatakan, Inabuyer jadi momentum strategis untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan pembeli potensial dari berbagai sektor.

Inabuyer sebagai pameran B2B2G (Business to Business to Government) di Indonesia yang mempertemukan pembeli dari sektor pemerintah, BUMN, dan swasta dengan pemasok, dinilai mampu mempercepat peningkatan kapasitas serta memperluas jejaring usaha secara lebih terstruktur.

Menurut Hendrianto, terhubungnya pelaku UMKM dan pasar menjadi kunci dalam mendorong transformasi usaha yang lebih kompetitif.

Oleh sebab itu, Bank Mandiri berkomitmen dalam membuka peluang bagi UMKM untuk meningkatkan skala bisnis dalam rantai nilai nasional.

“Partisipasi ini sejalan dengan fokus perseroan dalam mengembangkan ekonomi kerakyatan sekaligus membuka peluang penciptaan lapangan kerja. Hal tersebut kami dorong melalui pendekatan berbasis sinergi yang terintegrasi bersama berbagai pemangku kepentingan,” ujar Hendrianto, dalam keterangan resmi, Sabtu 9 Mei 2026.

Diketahui, Inabuyer merupakan platform business matching yang diinisiasi Kementerian UMKM untuk menghubungkan pelaku usaha dengan pembeli potensial.

Melalui forum ini, diharapkan tercipta transaksi bernilai besar sekaligus mempercepat akselerasi UMKM untuk dapat naik kelas.

Melalui partisipasi ini, Bank Mandiri ingin memperkuat perannya dalam membangun ekosistem UMKM yang lebih terintegrasi. Perseroan berkode saham BMRI ini terus mendorong sinergi antara akses pembiayaan, pasar, dan penguatan kapabilitas usaha secara menyeluruh.

Dalam ajang tersebut, Bank Mandiri menghadirkan solusi pembiayaan serta akselerasi digitalisasi melalui Livin’ Merchant dan Kopra by Mandiri guna mendukung pengelolaan usaha yang lebih efisien.

Hendrianto menambahkan, keikutsertaan ini diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi yang lebih luas sekaligus memperkuat peran UMKM dalam rantai pasok nasional.

Bank Mandiri juga meyakini, penguatan sektor UMKM dapat menjadi fondasi dalam menjaga pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Ke depan, perseroan akan terus memperkuat perannya dalam pemberdayaan UMKM melalui berbagai inisiatif strategis yang berkelanjutan. Bank Mandiri berkomitmen untuk mendorong UMKM agar semakin berdaya saing serta memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian nasional,” pungkasnya. (Info-bks/*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HA
Jurnalis

Harun Rasyid

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait