Makro 08 May 2026 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Tim Editorial

BI Ungkap Penjualan Properti Turun 25 Persen pada Kuartal I 2026

BI mencatat pertumbuhan harga properti residensial melambat menjadi 0,62 persen pada kuartal I 2026 di tengah penurunan penjualan pasar primer.

Bank Indonesia melaporkan penjualan properti residensial turun 25,67 persen pada kuartal I 2026, sementara pertumbuhan harga rumah melambat menjadi 0,62 persen.

Penjualan properti turun pada kuartal I 2026 (Foto: dok. Surya Semesta Internusa)
Penjualan properti turun pada kuartal I 2026 (Foto: dok. Surya Semesta Internusa)

KABARBURSA.COM - Bank Indonesia (BI) mencatat Hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) menunjukkan harga properti residensial di pasar primer pada kuartal I 2026 tumbuh terbatas.  Namun, penjualan properti terpantau menurun.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso mengatakan kondisi ini tecermin dari Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) pada tiga bulan pertama 2026 yang tumbuh sebesar 0,62 perse year on year (yoy).

"Sedikit lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan pada kuartal IV 2025 sebesar 0,83 persen (yoy)," ujar Ramdan dalam keterangannya, Jumat, 8 Mei 2026.

Dari sisi penjualan, Ramdan menyampaikan hasil survei mengindikasikan penjualan unit properti residensial tipe menengah meningkat, sementara penjualan unit properti residensial tipe kecil dan besar belum kuat.

Secara keseluruhan, lanjut dia, penjualan properti residensial di pasar primer turun sebesar 25,67 persen (yoy), setelah tumbuh sebesar 7,83 persen (yoy) pada kuartal IV 2025.

Dari sisi pembiayaan, hasil survei menunjukkan bahwa sumber utama pendanaan untuk pembangunan properti residensial masih berasal dari dana internal pengembang, dengan pangsa mencapai 80,66 persen dari total kebutuhan pembiayaan.

"Dari sisi konsumen, mayoritas pembelian rumah di pasar primer dilakukan melalui skema pembelian Kredit Pemilikan Rumah (KPR), dengan pangsa sebesar 69,87 persen dari total skema pembelian," pungkas Ramdan. (*)
 

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait