Makro 09 Apr 2026 Penulis: Harun Rasyid Editor: Hutama Prayoga

BRI Perkuat Holding Ultra Mikro, Pegadaian Gandeng SMBC

BRI memperkuat ekosistem ultra mikro melalui kerja sama Pegadaian dan SMBC untuk memperluas akses pembiayaan global dan dorong UMKM.

BRI perkuat ekosistem ultra mikro, Pegadaian gandeng SMBC di Jepang untuk perluas pembiayaan global dan dorong UMKM naik kelas.

Gandeng SMBC, BRI perkuat pembiayaan UMKM lewat kerja sama Indonesia Jepang. Foto: dok. BRI
Gandeng SMBC, BRI perkuat pembiayaan UMKM lewat kerja sama Indonesia Jepang. Foto: dok. BRI

KABARBURSA.COM - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) memperkuat ekosistem pembiayaan inklusif melalui Holding Ultra Mikro (UMi).

Adapun Holding UMi dari BRI Group dalam upaya tersebut, beranggotakan PT Pegadaian dan Permodalan Nasional Madani (PNM).

Langkah BRI demi mengembangkan ekosistem pembiayaan, ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pegadaian dan SMBC Corporation dalam forum Indonesia–Japan Strategic Partnership Forum di Tokyo, Jepang.

Forum tersebut bertajuk “Value Co-Creation: Building the Future of Energy, Industry, and Global Supply Chains”, bertempat di The Imperial Hotel Tokyo, Senin 30 Maret 2026.

Kerja sama ini merupakan salah satu strategi BRI Group dalam memperluas akses pendanaan global, termasuk melalui skema offshore financing, guna memperkuat pembiayaan segmen ultra mikro dan UMKM.

CEO BRI Group, Hery Gunardi mengatakan, pihaknya ingin terus membangun ekosistem terintegrasi antara BRI, Pegadaian, dan PNM guna memperluas akses keuangan nasabah.

“Sinergi ini tidak hanya memperluas akses keuangan, tetapi juga mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan end-to-end, mulai dari pembiayaan, pendampingan usaha, hingga literasi keuangan,” ujarnya lewat keterangan resmi, Kamis 9 April 2026.

Hery menambahkan, kolaborasi Pegadaian dengan mitra global merupakan bagian dari strategi besar Holding UMi untuk memperkuat struktur pendanaan sekaligus meningkatkan daya saing.

“BRI terus mendorong sinergi dan transformasi di seluruh entitas, termasuk Pegadaian, agar mampu memperluas akses pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas pendanaan, sekaligus memberikan multiplier effect yang lebih luas bagi pemberdayaan segmen ultra mikro dan UMKM,” jelasnya.

Sebagai informasi, Holding Ultra Mikro BRI Group sampai akhir Desember 2025 tercatat telah menjangkau lebih dari 34,5 juta debitur aktif dengan total lebih dari 187 juta rekening simpanan mikro.

Terkait pemberdayaan, sebanyak 1,4 juta nasabah PNM tercatat berhasil naik kelas.

Di sisi lain, penguatan ekosistem juga didorong melalui bisnis bullion. Hingga akhir 2025, total simpanan emas dalam ekosistem ultra mikro BRI Group mencapai 17,1 ton atau tumbuh 65,5 persen secara tahunan.

Diketahui, kerja sama Pegadaian dan SMBC mencakup penyediaan fasilitas kredit, termasuk skema social loans untuk mendukung pembiayaan sektor dengan dampak sosial tinggi.

Bagi BRI Group, langkah ini juga menjadi pijakan awal bagi Pegadaian dalam mengakses pendanaan luar negeri guna mendukung ekspansi bisnis berkelanjutan.

Penandatanganan MoU tersebut turut disaksikan Presiden Prabowo Subianto, serta sejumlah pejabat dan pelaku industri keuangan dari Indonesia dan Jepang.

Kolaborasi ini sekaligus memperkuat hubungan ekonomi Indonesia–Jepang, serta mendukung agenda perluasan inklusi keuangan dan penguatan ekosistem industri keuangan nasional. (info-bks/*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HA
Jurnalis

Harun Rasyid

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait