Makro 16 Sep 2025 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

Bursa Eropa Dekati Level Tertinggi, Sektor Barang Mewah Menguat

Saham Eropa naik ke tertinggi tiga pekan. Sektor mewah dan pertahanan menguat, investor fokus pada keputusan Fed dan bank sentral lainnya.

Saham Eropa naik ke tertinggi tiga pekan. Sektor mewah dan pertahanan menguat, investor fokus pada keputusan Fed dan bank sentral lainnya.

Ilustrasi: Layar yang menampilkan beberapa indeks saham dunia. (Foto: Open Grid Scheduler/Grid Engine)
Ilustrasi: Layar yang menampilkan beberapa indeks saham dunia. (Foto: Open Grid Scheduler/Grid Engine)

KABARBURSA.COM – Bursa Eropa ditutup mendekati level tertinggi tiga pekan pada Senin, 15 September 2025, didorong penguatan saham mewah dan pertahanan menjelang pertemuan penting Federal Reserve AS (The Fed) dan bank sentral lainnya pekan ini.

Indeks pan-Eropa STOXX 600 naik 0,42 persen ke 557,16 poin, dipimpin kenaikan 1,9 persen indeks sektor mewah regional. 

Saham LVMH melonjak 2,7 persen, L’Oreal naik 1,9 persen, Kering menguat 5,8 persen, sementara Brunello Cucinelli naik 5,6 persen setelah J.P. Morgan memulai liputan dengan rekomendasi “overweight”.

Saham mewah Prancis menjadi sorotan setelah desainer Giorgio Armani meninggal dunia dan meninggalkan arahan dalam wasiatnya tentang kemungkinan penjualan rumah mode miliknya, dengan prioritas kepada LVMH, L’Oreal, dan EssilorLuxottica.

“Jika salah satu merek mewah swasta paling bernilai di dunia ini melantai di bursa, itu akan sangat mendorong sektor secara keseluruhan,” kata Fiona Cincotta, Senior Market Analyst di City Index.

Indeks kedirgantaraan dan pertahanan Eropa melonjak 1,74 persen ke rekor tertinggi baru. Investor semakin beralih ke saham pertahanan seiring pemerintah Eropa meningkatkan belanja militer untuk memperkuat NATO dan mengurangi ketergantungan pada Amerika Serikat. 

Indeks ini telah naik lebih dari 200 persen sejak invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022.

Saham chip Eropa juga mengangkat indeks utama, dengan BESI, ASML, dan ASMI naik antara 5,6 persen dan 6 persen. Pergerakan ini kontras dengan saham teknologi AS yang melemah setelah China mengumumkan investigasi anti diskriminasi dan anti dumping terhadap kebijakan perdagangan chip AS pada Sabtu.

Kenaikan STOXX 600 juga didukung ekspektasi bahwa The Fed akan memangkas suku bunga setidaknya 25 basis poin pada Rabu, pemangkasan dovish pertama tahun ini. Sejumlah bank sentral juga akan mengumumkan kebijakan mereka pekan ini, termasuk Inggris, Jepang, dan Kanada.

Penurunan peringkat kredit Prancis oleh Fitch pada Jumat tidak berdampak besar pada indeks CAC 40 yang naik 0,9 persen ke level tertinggi tiga pekan, sementara obligasi domestik tetap stabil.

UBS naik 2,3 persen setelah laporan bahwa bank tersebut mempertimbangkan langkah ke Amerika Serikat menyusul proposal pemerintah Swiss tentang persyaratan modal baru. Saham Rubis melonjak 7 persen ke posisi teratas STOXX 600 setelah laporan penawaran dari CVC Capital Partners dan Trafigura.

Sebaliknya, AstraZeneca melemah 3,2 persen setelah Handelsbanken memangkas rating perusahaan dan Reuters melaporkan bahwa perusahaan menghentikan investasi besar di pasar domestik. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait