Makro 05 Mar 2026 Penulis: Adi Subchan Editor: Uslimin Usle

Danantara Cari Peluang Investasi Baru di Tengah Konflik Timur Tengah

Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan Israel dengan Iran tidak hanya membawa risiko

CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menilai meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan Israel dengan Iran

Pemerintah Mencermati Dinamika Global Tersebut untuk Melihat Potensi yang Bisa Dimanfaatkan Secara strategis oleh Indonesia
Pemerintah Mencermati Dinamika Global Tersebut untuk Melihat Potensi yang Bisa Dimanfaatkan Secara strategis oleh Indonesia

KABARBURSA.COM - CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menilai meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan Israel dengan Iran tidak hanya membawa risiko bagi perekonomian global, tetapi juga membuka peluang investasi baru bagi Indonesia.

Rosan mengatakan pemerintah terus mencermati dinamika global tersebut untuk melihat potensi yang bisa dimanfaatkan secara strategis oleh Indonesia.

“Setiap kejadian kita bisa melihat dari angle yang berbeda,” ujar Rosan di Jakarta, Rabu, 4 Maret 2026.

Menurut dia, pemerintah saat ini tengah melakukan kajian mendalam mengenai dampak konflik geopolitik terhadap perdagangan global dan arus investasi internasional.

Pemerintah, kata Rosan, secara konsisten mengevaluasi kondisi ekonomi dunia dari berbagai aspek guna menjaga ketahanan ekonomi nasional. Salah satu fokus pemantauan adalah aliran modal asing yang masuk ke Indonesia di tengah ketidakpastian global.

Koordinasi juga dilakukan secara intensif antar kementerian dan lembaga guna memastikan target pertumbuhan ekonomi nasional tetap terjaga.

“Koordinasi lintas kementerian terus dilakukan untuk memastikan langkah antisipasi berjalan optimal,” ujar Menteri Investasi dan Hilirisasi ini.

Rosan menegaskan sektor investasi masih menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi Indonesia. Karena itu, pemerintah berupaya menjaga iklim usaha tetap kondusif meskipun kondisi global sedang bergejolak.

Selain itu, pemerintah juga menjaga disiplin fiskal agar mampu menghadapi tekanan ekonomi dari pasar global. Upaya peningkatan kinerja ekspor juga terus didorong agar produk Indonesia tetap kompetitif di pasar internasional.

Di sisi lain, berbagai proyek strategis nasional dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Pemerintah juga menyiapkan sejumlah skenario untuk mengantisipasi dampak konflik terhadap perekonomian nasional, baik dalam jangka pendek maupun menengah.

Rosan menambahkan bahwa pemerintah terus melakukan perhitungan matang guna meminimalkan potensi risiko akibat gejolak geopolitik, khususnya yang berkaitan dengan stabilitas investasi.

“Seluruh aspek investasi sedang dikaji secara menyeluruh oleh tim ahli agar Indonesia tetap mampu menjaga ketahanan ekonominya,” kata Rosan.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
AD
Jurnalis Utama

Adi Subchan

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait