Makro 13 Mar 2026 Penulis: Harun Rasyid Editor: Hutama Prayoga

Didukung Digitalisasi, BRI Siapkan Uang Tunai Rp25 Triliun Selama Ramadan-Lebaran 2026

BRI sebut kebutuhan kas Lebaran 2026 turun menjadi Rp25 triliun seiring meningkatnya transaksi digital dan penurunan tarik tunai 3 persen.

BRI menyiapkan uang tunai Rp25 triliun untuk kebutuhan transaksi masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri 2026, seiring meningkatnya tren transaksi digital.

Transaksi digital naik, BRI kurangi uang tunai selama Ramadan hingga Lebaran menjadi Rp25 triliun. Foto: dok. BRI
Transaksi digital naik, BRI kurangi uang tunai selama Ramadan hingga Lebaran menjadi Rp25 triliun. Foto: dok. BRI

KABARBURSA.COM - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menyiapkan uang tunai sebesar Rp25 triliun selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026.

Upaya BRI tersebut, bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan transaksi masyarakat.

Direktur Operations BRI, Hakim Putratama mengatakan, dana tersebut diproyeksikan untuk memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat selama masa libur panjang Lebaran yang berlangsung tujuh hari, yakni pada 18 sampai 24 Maret 2026.

Hakim menjelaskan, jumlah uang tunai yang disiapkan tahun ini lebih rendah dibandingkan realisasi kebutuhan kas pada Ramadan dan Idulfitri 2025 yang mencapai Rp26,5 triliun. Penurunan ini sejalan dengan semakin kuatnya tren transaksi digital di masyarakat.

“BRI memproyeksikan kebutuhan kas pada periode Ramadan dan Idulfitri 2026 sebesar Rp25 triliun, menyesuaikan dengan tren transaksi digital yang makin disukai oleh masyarakat. Angka ini lebih rendah dibandingkan realisasi tahun sebelumnya pada Ramadan dan Idulfitri 2025 sebesar Rp26,5 triliun, sejalan dengan penurunan transaksi tarik tunai sebesar 3 persen secara YoY," ujarnya lewat keterangan resmi, Jumat 13 Maret 2026.

Meski demikian, BRI tetap memastikan ketersediaan kas yang memadai untuk memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran Idulfitri 2026.

Lebih lanjut, bank berkode saham BBRI ini memastikan bahwa distribusi uang tunai dilakukan secara optimal dengan memperhatikan kebutuhan masing-masing unit kerja, serta wilayah yang mengalami peningkatan aktivitas ekonomi selama libur Lebaran.

Langkah tersebut merupakan strategi perseroan untuk menjaga kelancaran transaksi masyarakat, sekaligus memastikan aktivitas ekonomi tetap berjalan selama periode Ramadan hingga Idulfitri.

Di sisi lain, BRI juga memperkuat keandalan sistem layanan digital agar nasabah dapat bertransaksi dengan nyaman. Seluruh jaringan layanan, termasuk aplikasi BRImo yang memiliki lebih dari 100 fitur dipastikan siap melayani kebutuhan transaksi nasabah.

BRI juga mengoptimalkan jaringan e-channel yang terdiri dari 19.657 ATM (Automated Teller Machine) dan CRM (Cash Recycling Maachine), 284.670 EDC (Electronic Data Capture) merchant, serta 276.717 EDC BRILink di berbagai wilayah Indonesia.

Selain itu, BRI mengandalkan lebih dari 1,2 juta agen BRILink yang tersebar di seluruh Indonesia untuk memperluas akses layanan keuangan masyarakat.

Untuk mendukung layanan informasi nasabah, BRI telah menyediakan Asisten Virtual “Sabrina” melalui WhatsApp di nomor 08121214017 yang beroperasi 24 jam. Layanan ini dapat digunakan untuk mendapatkan informasi produk, promo, hingga lokasi kantor cabang, ATM, agen BRILink, serta rekomendasi merchant terdekat.

Nasabah juga dapat menghubungi Contact BRI yang tersedia selama 24 jam melalui nomor 1500017 atau melalui layanan bebas pulsa di Pusat Bantuan BRImo.

“BRI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan perbankan yang andal dan mudah diakses oleh masyarakat, sehingga kebutuhan transaksi keuangan selama Ramadan dan Idul Fitri dapat terpenuhi dengan aman dan nyaman,” pungkas Hakim. (info-bks/*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HA
Jurnalis

Harun Rasyid

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait