Makro 19 May 2026 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Tim Editorial

Dolar AS Melemah, Harga Emas Dunia Naik Tipis

Harga emas spot naik ke USD4.548 per ons setelah dolar AS melemah

Harga emas dunia naik tipis ke USD4.548 per ons di tengah pelemahan dolar AS

Ilustrasi emas (Foto: Pixabay/Csaba Nagy)
Ilustrasi emas (Foto: Pixabay/Csaba Nagy)

KABARBURSA.COM - Harga emas dunia sedikit mengalami kenaikan pada perdagangan Senin, 18 Mei 2026 imbas pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) .

Harga emas spot ditutup di level USD4.548,14 per ons atau naik sekitar 0,2 persen. Sementara kontrak berangkat emas AS untuk pengiriman Juli ditutup 0,1 persen atau lebih rendah pada USD4.558.

Di sisi lain, Dolar AS mengalami penurunan sebesar 0,3 persen terhadap mata uang utama. Hal ini membuat harga emas dalam mata uang AS menjadi lebih terjangkau untuk seseorang yang memegang mata uang lain.

Jim Wyckoff, analis pasar di American Gold Exchange mengatakan Indeks dolar AS turun ke level terendah dalam sesi yang merupakan faktor menguntungkan bagi pasar emas.

Kendati demikian, ia menyebut kenaikan imbal hasil obligasi kemungkinan bakal membatasi potensi kenaikan harga.

"Jika tidak menyebabkan tekanan penurunan harga lebih lanjut pada logam mulia dalam waktu dekat, " kata dia dikutip dari CNBC.

Obligasi pemerintah di seluruh dunia mengalami penurunan pada perdagangan kemarin disebabkan oleh harga energi yang tinggi karena perang di Timur Tengah yang memicu kekhawatiran inflasi.

Adapun imbal hasil obligasiTreasury AS jngka 10 tahun acuan naik ke level tertinggu sejak Februari 2025.

Emas yang tidak memberikan bunga kehilangan daya tariknya ketika suku bunga dan imbal hasil obligasi tinggi karena investor beralih ke aset yang menawarkan pengembalian yang lebih baik.

Di sisi lain, harga minyak naik 2 persen ke level tertinggi dalam dua minggu karena kekhawatiran terhadap gangguan pasokan.

Harga minyak Brent sudah meningkat di kisaran 55 persen sejak perang AS-Iran pada 28 Februari 2026. Sementara harga emas spot menyusut 13,8 persen pada periode itu.

Sementara itu, sejumlah bank di dunia telah memulai memangkas perkiraan haega emas dalam jangka pendek dikarenakan permintaan yang menurun.

JP Morgan misalnya, yang kemaskan herga emas di rata-rata tahun 2026 menjadi USD5.243 per ons dari USD5.708. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait