Makro 04 Nov 2025 Penulis: Pramirvan Datu Editor: Uslimin Usle

Elnusa Bangun Pusat Inovasi Cementing & Stimulasi

Laboratorium tersebut bukan sekadar sarana pengujian, melainkan pusat inovasi teknis

PT Elnusa Tbk (ELSA) semakin menegaskan posisinya sebagai pionir jasa energi terintegrasi di sektor hulu migas.

Ilustrasi Kantor Elnusa Tbk. Foto: Dok ELSA
Ilustrasi Kantor Elnusa Tbk. Foto: Dok ELSA

KABARBURSA.COM - PT Elnusa Tbk (ELSA) semakin menegaskan posisinya sebagai pionir jasa energi terintegrasi di sektor hulu migas. Perseroan melangkah lebih jauh dengan mengoperasikan Laboratorium Cementing & Stimulasi Modern yang berlokasi di fasilitas Integrated Supporting Base Mundu, Indramayu, Jawa Barat — tonggak baru dalam penguatan infrastruktur dan inovasi teknologi migas nasional.

Selama hampir dua dekade, Elnusa dikenal sebagai pemain utama layanan cementing di berbagai wilayah operasi migas—mulai Bunyu, Lahendong, hingga Matindok—termasuk proyek-proyek strategis bersama Pertamina Hulu Mahakam, PHKT, dan Medco Energy. Kini, reputasi itu ditopang kehadiran laboratorium modern yang dirancang untuk meningkatkan ketepatan kerja, mempercepat eksekusi lapangan, sekaligus menopang keberlanjutan produksi migas dalam jangka panjang.

Laboratorium tersebut bukan sekadar sarana pengujian, melainkan pusat inovasi teknis. Di dalamnya, riset mendalam, rekayasa formula slurry, dan pelatihan tenaga ahli berpadu menjadi satu ekosistem yang menyatukan sains dan praktik industri.

Dengan standar American Petroleum Institute (API) dan International Organization for Standardization (ISO), fasilitas ini dibekali perangkat berpresisi tinggi untuk menjawab kompleksitas karakter lapangan migas di berbagai wilayah Indonesia.

“Kami ingin memastikan setiap proyek cementing berjalan dengan standar tertinggi—tepat, efisien, dan berkelanjutan. Ini bukan semata tentang teknologi, tapi tentang memperkuat ketahanan industri energi nasional,” ujar Andri Haribowo, Direktur Operasi Elnusa, dalam pernyataan, Selasa 4 November 2025.

Selain laboratorium, Elnusa juga mengoperasikan Integrated Supporting Base Mundu yang telah berdiri sejak 2004. Fasilitas seluas 6.723 meter persegi ini dirancang secara strategis sebagai pusat logistik terpadu, menyediakan ruang penyimpanan material cementing, drilling, hingga peralatan operasional pendukung lainnya.

Fasilitas tersebut menjadi tulang punggung berbagai lini layanan utama Elnusa, seperti Wireline Services, Cementing Services, dan Drilling Fluid Services, yang dikelola oleh divisi Well Lifting & Intervention serta Drilling & Workover. Di dalam kompleks ini, tersimpan pula bahan kimia, peralatan, serta spare parts untuk mendukung proyek-proyek Elnusa Group di seluruh nusantara.

“Investasi pada peralatan dan infrastruktur tidak hanya memperkuat kapasitas operasional, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam mewujudkan efisiensi dan keberlanjutan—dua komitmen utama Elnusa ke depan,” tambah Andri.

Tak berhenti di Indramayu, Elnusa telah mengembangkan jaringan Integrated Supporting Base lainnya di Balikpapan, Cakung, Kalitidu, Duri, dan BSD. Seluruh fasilitas tersebut terhubung dalam sistem logistik terpusat guna menjamin distribusi material yang cepat, terukur, dan efisien ke seluruh area operasi.

Selain di bidang infrastruktur, Elnusa juga menghadirkan layanan unggulan berupa akuisisi data bawah permukaan untuk kegiatan eksplorasi, pemboran, serta kerja ulang sumur migas. Dengan dukungan teknologi modern dan tenaga ahli bersertifikasi, perusahaan menghasilkan data akurat yang menjadi dasar pengambilan keputusan teknis dan optimasi produksi.

Dengan pijakan kuat di teknologi dan inovasi, Elnusa meneguhkan perannya sebagai penyedia jasa energi yang adaptif, kompetitif, dan berdaya saing tinggi — sekaligus berkontribusi nyata terhadap ketahanan energi nasional dan cita-cita Asta Cita menuju kemandirian energi Indonesia.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
PR
Redaktur Pelaksana

Pramirvan Datu

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait