Makro 17 Jun 2025 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

FTSE 100 Menguat Dekati Rekor di Tengah Sentimen Damai

Indeks FTSE 100 menguat 0,3 persen setelah kabar Iran ingin berdamai dengan Israel, mendorong optimisme pasar global dan mendekatkan indeks ke rekor tertinggi.

FTSE 100 naik mendekati rekor usai laporan Iran-Israel menuju gencatan senjata. Sentimen global positif dorong saham Inggris reli di awal pekan.

Ilustrasi: Layar menampilkan FTSE 100 di saham Inggris. (Foto: Wikimedia Commons)
Ilustrasi: Layar menampilkan FTSE 100 di saham Inggris. (Foto: Wikimedia Commons)

KABARBURSA.COM - Indeks acuan FTSE 100 di London naik pada perdagangan Senin, 16 Juni 2025, mendekati rekor tertingginya, seiring membaiknya selera risiko global setelah muncul laporan bahwa Iran ingin mengupayakan gencatan senjata dengan Israel.

Seperti dilansir Reuters, FTSE 100 ditutup naik 0,3 persen ke level 8.875,22 poin, hanya terpaut beberapa poin dari rekor intraday di 8.908,74 poin yang dicetak pada 3 Maret lalu. Sementara itu, indeks menengah FTSE 250 juga menguat 0,5 persen.

Saham Entain, pemilik Ladbrokes, melonjak 15,3 persen, kenaikan harian tertajam sejak September 2021. Kinerja saham terdorong oleh kabar bahwa joint venture taruhan olahraga mereka di AS, BetMGM, menaikkan proyeksi pendapatan dan laba inti tahunan.

Subindeks sektor perjalanan dan hiburan ikut melesat 3,3 persen. Lonjakan terjadi seiring rebound tajam di pasar saham AS setelah laporan menyebutkan Iran tengah mencari jalan damai dengan Israel. Harapan akan gencatan senjata ini meredakan kekhawatiran pasar terhadap potensi terganggunya pasokan minyak mentah dari kawasan Timur Tengah.

Pada Jumat lalu, harga minyak sempat melonjak lebih dari 7 persen usai Israel mulai melancarkan serangan ke Iran, memicu kekhawatiran pasar global terhadap risiko gangguan besar pada infrastruktur energi.

Fokus pasar minggu ini akan bergeser ke arah kebijakan moneter, terutama menjelang pertemuan Bank of England (BoE) dan Federal Reserve AS. Keduanya diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuan.

Setelah BoE memangkas suku bunga pada Mei lalu, investor menanti sinyal lanjutan terkait apakah pelemahan ekonomi dan pertumbuhan upah yang melambat bisa mendorong percepatan pelonggaran lanjutan.

“Risiko saat ini condong ke arah komposisi suara yang lebih dovish,” ujar Shaan Raithatha, ekonom senior di Vanguard Investment Strategy Group. Ia memperkirakan dua pembuat kebijakan BoE, Swati Dhingra dan Alan Taylor, kemungkinan akan memilih pemangkasan bunga.

Di lantai bursa London, saham Metro Bank Holdings melonjak 18,4 persen dan memimpin penguatan di indeks midcap setelah muncul laporan ketertarikan akuisisi dari perusahaan ekuitas swasta Pollen Street Capital. Saham bank asal Inggris itu menyentuh level tertingginya dalam lebih dari dua tahun terakhir.

Di sisi lain, subindeks sektor pertambangan logam mulia justru mencatatkan penurunan paling dalam, yaitu sebesar 3 persen, seiring melemahnya harga emas global.

Dalam bayang-bayang ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global, para pemimpin negara-negara G7 memulai KTT tahunan mereka pada Senin di Kanada. Pertemuan ini dipandang sebagai momentum penting untuk memulihkan persatuan di antara kekuatan demokrasi dunia. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait