Makro 05 Oct 2025 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

Goldman Sachs: Klaim Pengangguran AS Naik Jadi 224.000

Goldman Sachs mencatat kenaikan klaim pengangguran awal AS menjadi 224.000 di tengah penutupan pemerintahan.

Goldman Sachs mencatat kenaikan klaim pengangguran awal AS menjadi 224.000 di tengah penutupan pemerintahan federal dan penundaan laporan pekerjaan.

Aplikasi tunjangan pengangguran di Amerika Serikat (AS) tercatat meningkat pekan lalu. (Foto: Dok. National Association of Manufacturers)
Aplikasi tunjangan pengangguran di Amerika Serikat (AS) tercatat meningkat pekan lalu. (Foto: Dok. National Association of Manufacturers)

KABARBURSA.COM – Aplikasi tunjangan pengangguran di Amerika Serikat (AS) tercatat meningkat pekan lalu, menurut analisis Goldman Sachs Group Inc terhadap pengajuan di tingkat negara bagian yang dirilis selama penutupan pemerintahan federal.

Klaim awal meningkat menjadi sekitar 224.000 pada pekan yang berakhir 27 September, naik dari 218.000 pengajuan yang sebelumnya dilaporkan oleh pemerintah, kata tim ekonom Goldman Sachs yang dipimpin Jan Hatzius dalam catatan kepada klien. 

Bank tersebut menggunakan faktor musiman yang telah disiapkan oleh Departemen Ketenagakerjaan untuk menyesuaikan data mentah yang tersedia di tingkat negara bagian.

Departemen Ketenagakerjaan tidak menerbitkan laporan mingguannya pada Kamis karena penutupan pemerintahan, meski tetap merilis data unduhan untuk sebagian besar negara bagian. 

Laporan pekerjaan bulan September yang dijadwalkan rilis pada Jumat juga mengalami penundaan.

Sementara itu, klaim berkelanjutan, yang menjadi indikator jumlah penerima tunjangan, turun menjadi 1,91 juta pada pekan yang berakhir 20 September dari 1,93 juta pada minggu sebelumnya, menurut temuan para ekonom Goldman Sachs.

Para ekonom Goldman Sachs memperkirakan angka klaim awal untuk Arizona dan Massachusetts berdasarkan asumsi bahwa pengajuan di kedua negara bagian tersebut tetap sejalan dengan pekan sebelumnya.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait