Makro 09 Jun 2026 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Tim Editorial

Harapan Damai Iran-Israel Mencuat, Harga Ditutup Stabil

Harga emas dunia ditutup stabil di tengah harapan gencatan senjata Iran-Israel

Harga emas spot bertahan di level USD4.334 per ons seiring meningkatnya harapan gencatan senjata antara Iran dan Israel

Ilustrasi emas (Foto: Dok. Archi Indonesia)
Ilustrasi emas (Foto: Dok. Archi Indonesia)

KABARBURSA.COM -;Harga emas ditutup stabil pada perdagangan Senin, 8 Juni 2026 dikarenakan prospek gencatan senjata antara Israel dan Iran.

Mengutip Reuters, harga emas spot tetap stabil di level USD4.334,22 per ons  setelah mencapai level terendah sejak 23 Maret di awal sesi. Sementara, Harga emas berjangka AS untuk pengiriman Agustus ditutup sedikit berubah di harga USD4.363,4.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Senin bahwa Israel dan Iran sama-sama berupaya untuk melakukan gencatan senjata dan negosiasi akhir tentang perdamaian sedang berlangsung.

"Kami pulih dari titik terendah di luar negeri hanya karena berita bahwa mungkin ada gencatan senjata baru antara Iran dan Israel. Jadi itu sedikit mengurangi tekanan penurunan," kata Peter Grant, wakil presiden dan ahli strategi logam senior di Zaner Metals.

Meskipun emas secara tradisional dicari sebagai aset aman selama konflik, kesepakatan perdamaian akan mengurangi risiko inflasi yang dipicu oleh energi dan meringankan tekanan pada bank sentral untuk mempertahankan suku bunga tinggi. Suku bunga yang lebih tinggi cenderung membebani emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Alat FedWatch dari CME Group menyatakan jika para pedagang kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga seperempat poin pada bulan Desember sebesar 43 persen.

Investor kini menantikan data Indeks Harga Konsumen (CPI) AS pada hari Rabu dan data Indeks Harga Produsen (PPI) pada hari Kamis untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai arah suku bunga Federal Reserve.

Adapun Citi menurunkan target harga emas jangka pendeknya menjadi USD4.000 per ons dari USD4.300 karena ekspektasi kenaikan suku bunga AS tahun ini akibat kebuntuan di Selat Hormuz dan tingginya harga energi.

Di sisi lain, harga perak spot naik 0,6 persen menjadi USD68,22 per ons, platinum turun 1,6 persen ke level USD1.747,76, sementara paladium menyusut 1,7 persen di harga USD1.205,73. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait