Makro 10 Dec 2025 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Tim Editorial

Harga Emas Naik, Perak Catat Rekor Sepanjang Sejarah

Mengutip Reuters, harga emas spot naik 0,5 persen menjadi USD4.208,83 per ons

Harga emas dan perak mengalami kenaikan pada perdagangan Selasa, 9 Desember 2025

Ilustrasi emas. Foto: Dok KabarBursa.com
Ilustrasi emas. Foto: Dok KabarBursa.com

KABARBURSA.COM - Harga emas dan perak mengalami kenaikan pada perdagangan Selasa, 9 Desember 2025 karena para pedagang tetap optimis menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve atau The Fed. 

Mengutip Reuters, harga emas spot naik 0,5 persen menjadi USD4.208,83 per ons. Harga emas berjangka AS untuk pengiriman Februari ditutup  0,4 persen atau lebih tinggi sebesar USD4.236,2 per ons.

Sementara itu, harga perak  mencapai tonggak sejarah terbesar di tengah kendala pasokan. Harga perak spot naik 4,2 persen menjadi $60,59 per ons, mencapai titik tertinggi sepanjang masa.

Adapun di sisi lain, harga platinum naik 3 persen menjadi USD1.691,30/oz, sementara paladium naik 2,7 persen menjadi USD1.505,42/oz.

Fawad Razaqzada, analis pasar di City Index dan FOREX.com mengatakan orang-orang mengantisipasi akan adanya permintaan industri yang kuat untuk perak di tahun-tahun mendatang.

"Itulah sebabnya harganya naik," kata ujar dia dikutip dari Reuters.

Asosiasi industri Silver Institute dalam penelitiannya menyebut, permintaan industri di sektor-sektor seperti energi surya, kendaraan listrik, pusat data dan kecerdasan buatan akan lebih tinggi hingga 2030.

Harga perak juga dipengaruhi oleh persediaan yang terus menyusut hingga berkurangnya inventaris global, ekspektasi Fed akan menurunkan suku bunga, serta penambahannya baru-baru ini ke dalam daftar mineral penting Amerika Serikat (AS). 

"Logam pada dasarnya fluktuatif, tetapi kecuali kita memperbaiki defisitnya, perak hanya punya satu jalan keluar, yaitu naik," kata Maria Smirnova, manajer portofolio senior dan kepala ivestasi di Sprott Asset Management.

Sementara itu Bob Haberkorn, ahli strategi pasar senior di RJO Futures menyebut pergerakan harga emas saat ini didorong oleh lonjakan harga perak yang besar dan ekspektasi tinggi terhadap penurunan harga seperempat poin lagi.

Adapun terkait kebijakan AS, pertemuan dua hari The Fed akan berakhir dengan keputusan pada hari Rabu. Para pedagang memandang peluang 87,4 persen untuk pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin minggu ini.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait